🢭 Siagaonline.com ⮞ Ekonomi
PM Malaysia Siap Bekingi Presiden Jokowi Lawan Uni Eropa soal Diskriminasi Kelapa Sawit
Ekonomi | Kamis, 08 Juni 2023 16:41:21 WIB
Teks foto: Potret Jokowi dan Anwar Ibrahim Blusukan di Pasar Malaysia.
Baca juga:
 
  • PM Malaysia Siap Bekingi Presiden Jokowi Lawan Uni Eropa soal Diskriminasi Kelapa Sawit
  •  

    SiagaOnline.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan Indonesia akan saling berpegangan tangan dengan Malaysia melawan diskriminasi pada komoditas kelapa sawit ke Uni Eropa. Hal ini diungkapkan Jokowi saat melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim


    "Terkait kolaborasi dan melawan diskriminasi kelapa sawit dan komoditas lainnya. Saya hargai baru-baru ini joint mission kita Indonesia dan Malaysia ke Brussel," ungkap Jokowi saat memberikan keterangan pers yang disiarkan virtual, Kamis (8/6/2023).

    Jokowi menyatakan kolaborasi kedua negara harus diperkuat dalam rangka melawan diskriminasi kelapa sawit. "Kolaborasi macam ini harus diperkuat jangan sampai komoditas kita didiskriminasi negara lain," tegas Jokowi.

    Menanggapi Jokowi, Anwar Ibrahim memuji Jokowi yang berani tegas melawan diskriminasi kelapa sawit di Eropa. Bahkan, hal ini sampai berani diungkapkan Jokowi di dunia internasional.

    "Ada satu aspek yang ditekankan tegas Presiden Jokowi, di G7 dan forum bangsa lainnya. Untuk menjaga dan memelihara kepentingan urusan dagang kita soal keluaran kelapa sawit, kita sambut dengan baik, saya ucapkan tahniah," ungkap Anwar Ibrahim.

    "Saya akui walaupun kita ambil inisiatif ini, Pak Presiden yang pimpin isu ini dan ambil sikap tegas di antara forum antar bangsa," tegasnya.

    Anwar menyatakan ini menjadi momen pertama kalinya Indonesia dan Malaysia satu suara dan melawan diskriminasi di dunia internasional.

    "Pertama kalinya satu suara Indonesia-Malaysia, menyuarakan kepentingan kelapa sawit," ujar Anwar Ibrahim.

    Sebelumnya, dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Komisi Uni Eropa (UE) Ursula von der Leyen di sela-sela KTT G7 di Jepang. Jokowi menyampaikan keberatan Indonesia pada kebijakan Anti Deforestasi yang telah dijadikan Undang-undang oleh Uni Eropa.

    Dalam pertemuan itu, Jokowi mengatakan sejak awal pembahasan kebijakan ini menjadi Undang-undang, Indonesia telah menyampaikan keberatan atas regulasi tersebut.

    Menurutnya, regulasi tersebut dapat menghambat perdagangan Indonesia dengan Eropa, khususnya pada komoditas kelapa sawit yang selama ini jadi andalan perdagangan Indonesia. Kebijakan itu juga disampaikan Jokowi dapat merugikan petani kecil di Indonesia.

    "Proses benchmarking dengan cut of date mulai 2020 harus betul-betul terbuka dan obyektif. Sebagai informasi, laju deforestasi Indonesia 2019-2020 telah turun 75% menjadi 115 ribu hektare. Ini laju terendah sejak 1990 dan terus alami penurunan," kata Jokowi dalam keterangannya, Minggu (21/5/2023).

    Jokowi pun menyampaikan, Indonesia dan Malaysia akan melakukan misi bersama ke Brussels untuk menyampaikan kembali keberatan secara resmi terhadap berbagai regulasi Uni Eropa yang merugikan.

    Komisi Uni Eropa sudah menyetujui untuk memberlakukan Undang-undang anti-deforestasi pada 6 Desember 2022 lalu. Ketentuan ini akan mengatur dan memastikan konsumen di Uni Eropa untuk tidak membeli produk yang terkait deforestasi dan degradasi hutan. Dalam salah satu pasalnya mengelompokkan sawit sebagai tanaman berisiko tinggi.

    Lengkapnya, undang-undang tersebut melarang sejumlah komoditas bagi konsumen Uni Eropa, antara lain minyak kelapa sawit, ternak, coklat, kopi, kedelai, karet dan kayu. Ini juga termasuk beberapa produk turunan, seperti kulit, cokelat, dan furniture.

    Sumber: detik.com


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
    Silakan SMS/WatsApp ke:
    0852-6599-9456
    Via E-mail:
    [email protected] / [email protected]
    (Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Kapolres Dharmasraya Tekankan Antisipasi Gangguan Kamtibmas Selama DCL 2026
  • 280 Personel Gabungan Amankan Laga Pembuka DCL 2026 di Sport Center Dharmasraya
  • Siguntur FC vs PSGM Gunung Medan, Duel Panas Pembuka DCL 2026
  • Kapolres Cek Kesiapan Venue DCL 2026, Pastikan Turnamen Berjalan Aman dan Lancar
  • Tersedia 1.309 Lowongan Pekerjaan, Job Fair Bintan 2026 Siap Digelar
  •  
    Komentar Anda :

     
    Berita Terkini Indeks
    #1 Kapolres Dharmasraya Tekankan Antisipasi Gangguan Kamtibmas Selama DCL 2026
    #2 280 Personel Gabungan Amankan Laga Pembuka DCL 2026 di Sport Center Dharmasraya
    #3 Siguntur FC vs PSGM Gunung Medan, Duel Panas Pembuka DCL 2026
    #4 Kapolres Cek Kesiapan Venue DCL 2026, Pastikan Turnamen Berjalan Aman dan Lancar
    #5 Tersedia 1.309 Lowongan Pekerjaan, Job Fair Bintan 2026 Siap Digelar
    #6 Ditresnarkoba Polda Kepri Berhasil Ungkap Peredaran Narkotika Jenis Ganja Jaringan Aceh - Batam
    #7 Terpeleset dari Buritan Kapal, Nopianto Bertahan Semalaman hingga Diselamatkan Warga
    #8 Dua Pelaku Curat di Ujan Mas Ditangkap Tim Trabazz Polsek Gunung Megang
    #9 Periska PTBA Dorong Pemberdayaan UMKM Berjalan Optimal
    #10 Apel Siaga Karhutla di Concong, Perkuat Sinergi Stakeholder dan Masyarakat Hadapi Ancaman El Nino 2026
     

    Siagaonline.com adalah media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Selengkapnya

     
    Quick Links
     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     
    Kanal
     
    + Nasional
    + Daerah
    + Kota
    + Internasional
    + Politik
    + Ekonomi
    + Hukrim
    + Olahraga
    + Indeks
     

    Alamat Redaksi/TU

     
    Jalan Sekuntum No.26 Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru-Riau 28285
    Telpon: 0852-6599-8456
    Website:
    www.siagaonline.com
     
    Copyright © 2025 Siagaonline.com, all rights reserved