Proyek Normalisasi Parit Jalan Abdurahman Jalan Simpang Bengkinang Diduga Tak Sesuai Bestek
Siagaonline.com, Bengkalis - Pelaksanaan pekerjaan Proyek Normalisasi Parit Jalan Abdurahman Jalan Simpang Bengkinang Desa Pangkalan Batang Kecamatan Bengkalis bersumber dana APBD Bengkalis Tahun 2022 diduga tidak sesuai bestek.
Berdasarkan hasil pantau media ini dilapangan, Senin (23/01/2023) proyek Normalisasi Parit Jalan Abdurahman Jalan Simpang Bengkinang Desa Pangkalan Batang Kecamatan Bengkalis, yang dikerjakan oleh CV. Dea Tania Karya Teknik, dan konsultan pengawas CV. Erwan Konsultan, dengan nilai komtrak sebesar Rp. 199.816.098.00,- diduga pelaksanaanya dilapangan asal jadi.
Bukan itu saja, diduga akibat berat yang mengerjakan Normalisasi tersebut, Ruas jalan Simenisasi yang dibangun Dinas Perkim pada tahun 2021, mengakibatkan kerusakan, dibeberapa titik ruas jalan tersebut, retak-retak, terkelupas dan patah, bahkan bekas galian bertumpukan dikiri-kanan jalan, sengga tergganggu penggunan jalan tersebut.
Ketika hal itu dikonfirmasi kepada rekanan yang melaksanakan pekerjaan Normalisasi tersebut, bernisial R melalui sambungan WhatsApp Selasa (24/01/2023).
Pihaknya membatah, yang bilang, asal jadi siapa pak? disepanjang Normalisasi patah dan retak, saya rasa hanya sebagian ujung aja pak.
“Saya warga pangkalan batang pak, saya pun tak mau kerja saya asal jadi, karena itu kampong saya, mohon maaf pak, nanti saya pulang Bengkalis kita ketemu pak," katanya..
Menurut warga setempat yang berada dilokasi normalisasi tersebut bernisial (I) bersama warga lainnya mengaku kecewa dengan hasil pekerjaan normalisasi yang diduga asal jadi ini, karena sebagian penyebrangan ke kebun masyarakat rusak dan tidak dipasang kembali, jadi kami susah masuk di kebun kami.
"Rekanan ini tidak bertanggung jawab, coba bapak lihat jalan ini, banyak yang retak dan patah karena alat berat, lebih lanjut sumber media ini mengatakan, kami sudah berkali-kali dating kekantor PUPR kabupaten Bengkalis, untuk meminta pertanggung jawaban terhadap kerusakan jalan kami ini, tapi sayangnya Pihak Dinas PUPR Bengkalis sangat sulit ditemui, karena semua pintu terkunci," ungkap warga.
Ketika media ini minta tanggapan salah satu aktivis yang selalu mengukap berbagai kasus dugaan korupsi di Bengkalis, yang juga pengurus DPP-LSM Komunita Pemberantas Korupsi (LSM-KPK) Tehe. Z Laia, kepada siagaonline.com, dihalaman PUPR Bengkalis. Rabu 25/01/2023.
Dikatakan Tehe, untuk membuktikan ada tidaknya penimpangan/kecurangan terhadap pelaksanaan proyek Normalisasi tersebut, kita berharap kepada pihak Inspektorat kabupaten Bengkalis, segera mengauditnya, dan juga kita harapkan kepada Bupati Bengkalis melalui OPD agar tidak sembarangan memberikan proyek kepada Rekanan yang dinilai tidak bertanggung jawab.
"Kegiatan ini pernah kita pertanyakan kepada Rekanan pelaksana dan konsultan pengawas, tapi mereka merasa sudah benar dalam melaksanakan pekerjaan itu, meskipun ruas jalan disekitar pekerjaan normalisasi tersebut ditemukan ada yang retak-retak dan patah-patah," jelasnya
Lebih lanjut Tehe mengatakan, pada tahun 2022, dari hasil investigasi kita dilapangan, banyak kita temukan pekerjaan fisik yang ditangani Oleh beberapa SKPD diduga amburadul dan Mark Up, salah satu Kegiatan Dinas PUPR Kabupaten Bengkalis, yang sangat kita sayangkan hasil temuan kita dilapangan kita sangat sulit menyampaikan informasi kepada pihak pejabat teras di PUPR Kabupaten Bengkalis.
"Karena mereka sangat sulit ditemui dikantor pada saat jam dinas, bahkan surat klarifikasi yang kita sampaikan bulan Desember 2022 lalu, sampai sekarang, tidak ditanggapi, temuan-temuan kita dilapangan pernah kita sampaikan kepada Bupati Bengkalis melalui Sekda Bengkalis, beberapa waktu lalu, dan Sekda Bengkalis mengatakan akan saya panggil beberapa SKPD tersebut," pungkasnya.
Ditambahkan Tehe, dalam waktu dekat semua temuan-temuan kita dilapangan selama ini, dalam waktu dekat akan kita laporkan ke pihak penegak hukum, kita sedang mempersiapkan laporannya, kita saksikan aja bersama nanti, tegas Tehe.
Upaya media ini setiap hari, untuk mendapatkan konfirmasi kepada pejabat yang berwewenang Dinas PUPR Kabupaten Bengkalis, selalu terhambat karena PPTK, KPA, termasuk Kadis PUPR Kabupaten Bengkalis, sangat sulit ditemui dikantor, apa lagi saat ini, seluru pwintu masuk ruang kerja di Dinas PUPR Kabupaten Bengkalis, semua Pakai Kode. Sehingga sangat dikhwatirkan Kantor Dinas PUPR Kabupaten Bengkalis. Bukan lagi merupakan layaknya pelayanan masyarakat, hanya untuk melayani pejabat. (Mukhtaruddin Nst)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :